Belajar, berbagi dan bercerita tentang apa saja

Sunday, January 13, 2019

Wahai Diri, Bersabarlah !



Sabarlah wahai hatiku agar aku bisa memenangkan pertarungan ini. Pertarungan antara keihklasan atau tuntutan. Pertarungan antara menginginkan kebaikan atau memaksakan kehendak. Pertarungan antara niat baikku agar tetap menjadi baik hingga akhir. Karena sejatinya perjuangan ini memerlukan stok sabar yang tiada batasnya.

Saya harus terus menyemangati diriku sendiri di dalam hati agar hatiku ini tidak tercemari oleh lingkungan yang sudah terlanjur buruk. Jika menginginkan kebaikan maka saya harus menyingkirkan keburukan itu meski sulit. keburukan itu adalah kebiasaan yang tidak baik di dalam rumah.

Saya harus mengambil satu stok sabarku hari ini ketika saya melanjutkan kegiatan membaca bersama keluarga. Bagaimana tidak, ketika saya sudah bersemangat ingin membaca,si abah malah sengaja tidur ketika di ajak membaca. Si kakak malah ikut-ikutan tidur karena melihat abahnya tidur. Adik sendiri berlari-lari, melompat-lombat sambil menjadikan rambutku sebagai tali. Subhanallah, hampir saja saya meledak dengan suasana itu.

Saya yang dari tadi membaca lanjutan kisah teladan nabi terus melanjutkan membaca buku dengan suara keras. Saya menyelesaikan tiga puluh menit hari ini meski lingkungan saya tidak mendukung saya. Setelah selesai, sambil berkaca-kaca dan penuh luapan emosi (namun tetap dengan nada suara datar) saya berkata kepada suami bahwa saya ingin keadaan keluarga kami berubah menjadi lebih baik. Seharusnya dia mendukung saya. Tapi meskipun begitu saya akan tetap melakukan perubahan ini meskipun sikap abah seperti ini.

Akhirnya, hari ini kegiatan membaca tidak lulus namun alhamdulillah saya masih bisa bersabar (baca: tidak marah-marah dengan nada keras) kepada suami dan anak-anak. Saya yakin sebuah keinginan yang besar akan mendapatkan tantangan yang besar pula. I will keep my spirit till the end.

#Day4
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst 
Share:

2 comments:

  1. Peluuukkkk...semoga Allah yang maha membolak-balikan hati senantiasa menghadapkan hati kita pada kebaikan dan ketaatan padaNya.. begitupun hati suami dan anak-anak bunda. Semoga bunda dikuatkan dan diberi kesabaran. Karena tetesan air lah yang melubangi karang bukan suara gemuruh guntur

    ReplyDelete
  2. terima kasih bunda... semoga bisa selalu istiqamah berbuat baik hingga akhir

    ReplyDelete

Followers

Total Pageviews