Belajar, berbagi dan bercerita tentang apa saja

Tuesday, January 15, 2019

Membaca Sebelum Tidur



Kakak sepertinya sudah sangat mengantuk siang ini. Dia mengambil bantal dan gulingnya dari dalam kamar lalu mengambil posisi di depan tv. Ia melirikku sejenak. Saya tahu dia kakak mau menonton tv sebelum tidur. Tapi saya memberi isyarat tidak boleh. Lalu dia kemudian berkata "Mak baca buku ki yuk".

Entah ada angin apa kakak minta diajak membaca buku. Padahal saat makan siang tadi saya menawarkan kepada anak-anak untuk membaca buku bersama setelah makan siang. Tapi Zahra dan Maryam kompak menolak. Abahnya sendiri hanya diam saja menikmati hidangan makan siangnya.

Saya dengan sangat bahagia menyambut ajakan kakak. "Ayuk mi nak" kataku mengiyakan. Saya dengan semanganya bangkit lalu beranjak ke kamar mengambil buku "Cerdas dan sholih bersama hafiz dan hafizah". 

Saya membuka buku itu tepat pada cerita Nabi Isa. Zahra yang melihat gambar maryam sedang menggendong Nabi Isa langsung tertarik ingin mendengar kisah Nabi Isa. Zahra sebenarnya sudah hapal dengan gambar itu. Dulu kami sering membaca kisah Nabi Isa itu sebelum tidur.

"Mak, maryam kah itu?" tanya zahra yang mencoba mengingat-ingat dulu pernah mengenal gambar itu.

"iye nak." jawabku singkat.

"Kalau itu yang digendong siapa?" tanyanya lagi.

"Itu kan nabi Isa, anaknya Maryam." Kataku mencoba menjelaskan.

Maryam yang sedari tadi nempel ke abahnya tiba-tiba menghampiri kami karena mendengar namanya disebut.

"Mak.. mak.. maryam kah itu? saya kah itu? " Tanya maryam sambil menunjuk gambar nabi isa yang digendong oleh maryam.

Maryam mengira bayi itu adalah maryam bukan nabi Isa. Ia menyamakan dengan dirinya yang juga bernama Maryam. Ia mau bayi itulah Maryam karena masih kecil seperti dia. Lalu saya mencoba menjelaskan bahwa Maryam yang ada dalam kisah itu adalah Maryam ibunda nabi Isa. Seorang wanita suci yang namanya abadi. Kebetulan namanya adik itu sama dengan bunda Maryam. Karena memang abah dan mama memberi nama Maryam agar Maryam nantinya meneladani kesholihan bunda maryam.

Kami membaca kisah nabi Isa hingga selesai. Lalu lanjut ke kisah nabi Muhammad. Zahra sendiri mendengarkan sambil mengunting-gunting karton. Sedangkan Maryam berbaring disampingku dan mendengarkan bacaanku dengan seksama. 

Baru setengah kisah nabi Muhammad saya bacakan, kakak minta saya berhenti. Katanya dia sudah capek. Saya lalu menghentikan bacaanku karena tidak ingin membuat anak-anak merasa terpaksa membaca. Beberapa saat kemudian kakak kembali ke tempat tidur yang telah dia siapkan tadi dan iapun segera tertidur.


#Day6
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
Share:

0 comments:

Post a Comment

Followers

Total Pageviews