Belajar, berbagi dan bercerita tentang apa saja

Thursday, August 6, 2020

Ketika Ibu Menyesal



Ibu menyesal.. 
Ketika marah kepada anak.. 
Ketika kasar kepada anak.. 
Ketika memukul anak.. 
Ketika melukai hati anak.. 
Ketika membuat anak menangis.. 
Ketika merasa kurang perhatian kepada anak.. 

Ibu sangat menyesal.. 
Ketika ia tahu marah itu salah tapi ia tetap membentak..
Ketika ia tahu marah itu bisa melukai jiwa anak tapi ia kalah dengan amarahnya.. 
Ketika tangannya yang harusnya memeluk dengan kasih tapi malah memukul dengan kasar.. 

Saat ibu menyesal.. 
Ia menatap lama wajah anaknya yang sedang tidur pulas lalu menagis didalam hati menyesali apa yang sedang terjadi..
Ibu berjanji takkan mengulanginya esok namun tiada yang tau apa yang akan terjadi di masa depan.. 
Ibu sangat menyesal.. 

Ketika ibu menyesal, ibu tahu ibu bukanlah ibu yang sempurna.
Bukan ibu yang baik. 
Namun satu yang pasti, ibu sangat sayang padamu nak. Selamanya. 
Share:

Mom Jadi Guru

Mom jadi guru.
Saatnya uji ilmu. 
Dulu pernah belajar empat tahun. 
Belajar ilmu pendidikan. 
Aku pikir jika tiba masanya akan mudah.
Aku termasuk cerdas kalau soal pendidikan formal. 
IQ 132 masa nggak bisa ngajar calistung? Tantangku pada diri sendiri.



Saat corona masih booming, aku tetap mendaftarkan Kakak masuk ke Sekolah Dasar. 
Sekarang sudah saatnya. 
Usianya hampir tujuh tahun. 
Sudah siaplah dia untuk sekolah. 
Meski ragu aku tetap melangkah. 
Keraguan itu karena kakak tidak punya basic. 
Aku tidak pernah mengajarkan dia soal sekolah.
Aku membebaskan dia bermain. 
Aku pikir, dia harus puas bermain agar ketika waktunya sekolah dia tidak main-main. 
Ini pakai teori lo. 
Tapi entah itu berhasil apa tidak. 

Di masa corona ini, tantangan pun dimulai. 
Aku harus menghandle semuanya sendiri. 
Mengajarkan basic membaca mulai dari pengenalan alpabet. 
Mulai riset tentang anakku sendiri. 
Mulai membaca dia secara utuh. 
Mencoba menerka-menerka dia akan mengikuti kecerdasanku atau tidak.

Sekarang waktunya aku praktek. 
Kepalaku sudah penuh teori. 
Prakteknya entah akan seperti apa.
Ilmu harus diaplikasin. 
Tapi emosi yang dipengaruhi oleh kesalahan pengasuhan di masa lalu mungkin saja akan kembali membentuk lingkaran setan luka pengasuhan di masa lalu.

Ini catatanku. 
Mom menjadi guru buat anak sendiri. 
Apa yang akan terjadi? 
Liat saja nanti 😉
Share:

Followers

Total Pageviews