Wednesday, February 10, 2021
Ide Bisnis di Era Pandemic
Friday, December 11, 2020
Agar Bisa Bertahan di Tengah Corona
Sudah berapa lama kita hidup di tengah gempuran virus covid-19? Mungkin jawabannya beda-beda. Kalau saya sendiri, corona mulai berefek di akhir bulan maret 2020. Imbasnya puasa dan lebaran jadi sangat berbeda dari sebelum-sebelumnya. Rasanya sedih banget tau. Hiks.
Corona memang membawa perubahan besar. Selain ke keadaan sehari-hari dimana aktifitas dibatasi, keluar harus pakai masker, harus cuci tangan, corona juga sudah membuat banyak orang kehilangan mata pencaharian. Banyak yang harus WFH bahkan sampai PHK.
Sampai desember sekarang ini, keadaan belum banyak berubah. Bahkan mungkin semakin sulit. Kabarnya keadaan akan kembali normal di januari 2021 sepertinya masih jauh rimbanya. Korban masih berjatuhan. Ekonomi pun semakin melemah bahkan hutang negara semakin meroket.
Jadi kita harus gimana dong? Haruskan kita menyerah dengan keadaan ini? Saya bilang No. Sebagai muslim tidak ada kata menyerah dalam kamus kita. Lalu apa yang harus kita lakukan?
Yuk ikuti tips-tips berikut ini !
1. Berpikir positif
Yang paling pertama harus dibenahi adalah mindset. Termasuk di dalamnya adalah iman. Yakinlah bahwa apa yang terjadi sekarang ini merupakan takdir yang diberikan Allah subhanahu wa ta'ala.
Jika kita sudah yakin bahwa semua karena Allah, maka kita berbaik sangka kepada Allah bahwa kita mampu melewati semua ini. Allah takkan meninggalkan kita.
2. Mencari alternatif pemasukan
Jika kita sebelumnya adalah karyawan sebuah perusahaan lalu terkena PHK akibat corona maka sebaiknya mulai sekarang mulai memikirkan alternatif lainnya. Mungkin salah satunya dengan membuka usaha atau menjadi reseller sebuah produk atau lainnya.
Dalam mencari alternatif, sebaiknya pertimbangkan sebuah pekerjaan dengan modal seminim mungkin namun tetap bisa menghasilkan pemasukan. Intinya daput harus tetap mengepul.
3. Batasi Pengeluaran
Mulai rincikan pengeluaran apa saja yang urgen. Buat daftar dari yang terpenting hingga yang tidak penting lalu eliminasi semua pengeluaran yang tidak perlu. Hal ini bisa membuata keuangan anda bertahan lebih lama di musim pandemic ini.
4. Tawakkal
Jika semua usaha telah dilakukan, selebihnya adalah tawakkal. Kita serahkan kepada Allah semuanya. Apapun yang terjadi, semua atas kehendak Allah.
Kita berharap semoga pandemic cepat berlalu dan kita bisa menikmati kehidupan seperti dulu lagi.
Monday, December 7, 2020
Emak Harus Mulai Berbisnis
Ini cerita terbaru dari saya. Cerita tentang bagaimana seorang emak harus mulai memikirkan untuk berbisnis. Meski mencari nafkah bukanlah tugas seorang istri, tapi tidak ada yang mengharamkan seorang istri untuk menghasilkan uang sendiri.
Pernahkah emak mendegar kisah salah satu istri Rasulullah yang giat bekerja? Lalu beliau menyedekahkan setiap penghasilan yang ia dapatkan. Beliau adalah Zainab binti Jahsy. Beliau mendapat cukup nafkah dari Rasulullah saw, namun beliau tetap giat bekerja. Hal itu dilakukan semata-mata karena kegemaran Zainab binti Jahsy ra untuk bersedekah. Jadi tidak salah ya jika ada seorang istri yang bekerja selama pekerjaan itu tidak mengganggu tugas utamanya sebagai istri dan ibu.
Apakah emak tidak kepikiran, bagaimana jika emak punya penghasilan sendiri lalu bersedekah semau emak. Mungkin emak punya mimpi bisa mengumrohkan orang tua, memberi uang bulanan kepada orang tua, dan lain-lain. Tidak ada salahnya bermimpi seperti itu.
Mulai sekarang emak harus bermimpi dulu. Tugas kita sebagai ibu rumah tangga tidak boleh menjadikan kita untuk berhenti bermimpi. Rutunitas sehari-hari mungkin membunuh kreatifitas emak, tapi mimpi akan menjadikan hidup kita lebih bergairah.
Setelah memiliki mimpi, saatnya emak mulai berpikir bagaimana caranya mewujudkan mimpi itu. Bekerja mungkin sudah tidak bisa, salah satu caranya adalah dengan berdagang atau berbisnis.
Emak tidak usah khawatir. Saya akan lebih sering berbagi tips-tips bisnis dan hal lainnya yang dibutuhkan seorang emak pebisnis di blog ini. Semuanya gratis. Jadi stay tune terus ya mak. Kita akan bergandengan tangan mulai sekarang.
Semangat!
Monday, July 1, 2019
Pengalaman Ikut Pendaftaran CPNS 2014 dan 2018
Ini adalah pengalaman saya mengikuti seleksi CPNS di tahun 2014 dan juga tahun 2018. Kenapa saya mengikuti di dua tahun itu, karena saya tidak lulus di tahun 2014 dan saya mencoba lagi di tahun 2018, heheh.














