Alhamdulillah. Siang ini kami bisa menjalankan agenda membaca bersama lagi. Saya sempat merasa pesimis bisa membaca hari ini karena pekerjaan saya begitu banyak di travel. sejak pagi pekerjaan seperti tidak memiliki ujung. Namun saya kembali harus banyak bersyukur karena pertolongan Allah selalu nampak dalam kehidupan kami. Semua berjalan lancar sebab pertolongan Allah yang begitu banyak.
Semua pekerjaan sudah selesai sekitar jam 2 siang. Abah juga tidak sedang tidur. Ini momen yang pas untuk mengajak suami dan anak-anakku membaca. Saya berharap respon anak-anak lebih baik dari kemarin.
"Anak-anak, yuuk kita membaca" ajakku kepada kakak dan adik yang sedang bermain di dekat meja kerjaku.
"Ayoo mak" seru mereka.
Kami segera melangkah masuk ke ruang tengah dengan semangat. Kami biasanya menjadikan ruang tengah untuk bereksplorasi. Termasuk kegiatan membaca akan selalu kami lakukan di ruangan sederhana ini. Maklum kami belum memiliki ruang belajar khusus.
Saya kemudian mengambil buku hafiz hafizah untuk dibaca dengan anak-anak sekaligus mengambilkan buku "7 Keajaiban Rezki" untuk abah. Saya lihat abah masih sibuk dengan gadgetnya. Saya sebenarnya sering merasa kesal jika abah selalu bermain gadget di depan anak-anak. Apalagi kalau yang dibuka selalu saja youtube. I don't mind what he watch on youtube that so interested for him. Seakan-akan youtube itu dunianya. Kadang saya sampai ngomong "hape itu tidak akan menolongmu ketika kamu butuh, anak-anak lah yang kini ada di dekatmu". Tapi ya sudahlah, memang butuh proses untuk mengajak dia hijrah dari gadget.
Let us forget about it. Saya kembali fokus ke tujuan. Saya harus mengesampingkan kekesalan saya demi meraih apa telah saya impikan. Saya mencoba mengajak abah dengan lembut untuk sama-sama membaca. Seperti biasanya, jika sudah main gadget, abah akan lupa segalanya. Dia seperti mengabaikan permintaanku. Tapi karena ini adalah momen yang pas untuk membaca saya sedikit memaksa. "Ayok mi abah, anak-anak sudah mau membaca" pintaku.
Alhamdulillah abah mau membaca bersama kami meski dengan keadaan terpaksa. Saya dan anak-anak masih membaca kisah sifat teladan Nabi pada buku hafiz hafizah. Kali ini saya membacakan tentang kisah "peduli kepada sahabat" dan "suka menolong". Jika kemarin adik yang fokus mendengarkan, alhamdulillah siang ini kakak yang lebih fokus. Kakak duduk di pangkuanku sambil mendengarkan suara ku membacakan kisah Nabi dengan keras.
Baru setengah cerita tiba-tiba kami kedatangan customer di travel. Saya terpaksa menghentikan aktifitas membaca sejenak dan melayani customer. Setelah selesai, saya masuk kembali untuk membaca bersama anak-anak. Saya lihat abah kembali dengan gadgetnya. Saat aku memintanya membaca, katanya dia sudah selesai. Oh Allah, rasanya kesel kesel pingin ngamuk 😡. Tapi ya sudahlah, saya fokus saja ke anak-anak.
Hmm.. Jadi seperti itulah cerita kami hari ini tentang proses mencintai aktifitas membaca. Proses itu lah yang harus dinikmati karena proses itu yang akan dikenang oleh anak-anak. Proses itulah yang bisa kita lakukan. Proses itulah milik kita. Sebaik-baiklah kita berproses biarkan Allah yang menghadiahkan hasil kepada kita dengan kemahabijaksanaanNya.
#Day3
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst







0 comments:
Post a Comment