Belajar, berbagi dan bercerita tentang apa saja

Thursday, June 20, 2019

Mencetak Generasi Unggul



Apakah inti dari sebuah keluarga? Kadang banyak diantara kita yang memutuskan menikah dan membangun keluarga namun tak memahami esensi keluarga. Padahal pemahaman awal adalah pondasi yang sangat penting untuk kesuksesan keluarga kita. Karena memiliki pemahaman akan membuat kita lebih kokoh dalam menghadapi cobaan yang akan menerpa.

Keluarga adalah unit terkecil dari sebuah masyarakat tempat mencetak generasi unggul yang akan menjadi khalifah di muka bumi. Jadi tujuan dari berkeluarga memang untuk menghasilkan generasi unggul. Seperti yang terjadi pada masa Rasulullah dan setelahnya. Dimana pada saat itu lahir generasi generasi yang luar biasa di usia yang sangat muda.

Kita tentu mengenal Usamah bin Zaid. Beliau telah menjadi pemimpin pasukan ketika berusia 18 tahun. Lalu ada Zaid bin Tsabit yang diusianya baru menginjak 13 tahun sudah mampu menguasai bahasa Suryani dalam waktu 17 malam kemudian menjadi penerjemah Rasulullah.

Kemudian siapa yang tidak mengenal Muhammad Al Fatih, sang penakluk konstantinopel. Beliau telah membuktikan bisharoh Rasullah di usia yang sangat muda yakni 22 tahun. Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda “Sesungguhnya akan dibuka kontantinopel, sebaik-baik pemimpin adalah yang memimpin saat itu, dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan perang saat itu.”

Mari kita bandingkan generasi terdahulu dengan generasi yang sekarang. Anda jangan berpikir bahwa tidak adil membandingkan generasi dahulu yang dididik langsung oleh Rasulullah. Tentu sangat adil, karena Al-Qur’an yang dahulu masih sama dengan yang sekarang. Begitu pula dengan sunnah-sunnah Rasulullah masih utuh hingga sekarang.

Kita lihat, ketika generasi dulu di usia yang sangat muda sudah mencetak prestasi tetapi generasi kita di usia 18 tahun masih duduk di bangku SMA. Atau maksimal sudah masuk universitas semester awal. Kita belum jadi apa-apa. Bahkan memikirkan masa depan pun masih samar. Sebenarnya apa yang salah? Kita selama ini hanya mengikuti sistem pendidikan yang entah sumbernya dari mana, yang sudah terbukti gagalnya, tapi masih terus dipertahankan hingga kini. Padahal sistem pendidikan yang dibawa oleh Rasulullah adalah sistem yang simple, mudah diterapkan dan hasilnya sangat memuaskan.

Sebagai orang tua, mulai sekarang kita sudah harus memikirkan tentang pendidikan anak-anak kita. Tentu idaman setiap orang tua adalah menghasilkan anak-anak yang berkualitas. Karena itu kita harus kembali kepada tuntunan Rasulullah sembari berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar diberi kemudahan pada setiap langkah pendidikan anak-anak kita.

Share:

2 comments:

Followers

Total Pageviews