Apakah inti dari sebuah keluarga? Kadang banyak diantara
kita yang memutuskan menikah dan membangun keluarga namun tak memahami esensi
keluarga. Padahal pemahaman awal adalah pondasi yang sangat penting untuk
kesuksesan keluarga kita. Karena memiliki pemahaman akan membuat kita lebih
kokoh dalam menghadapi cobaan yang akan menerpa.
Keluarga adalah unit terkecil dari sebuah masyarakat tempat
mencetak generasi unggul yang akan menjadi khalifah di muka bumi. Jadi tujuan
dari berkeluarga memang untuk menghasilkan generasi unggul. Seperti yang
terjadi pada masa Rasulullah dan setelahnya. Dimana pada saat itu lahir
generasi generasi yang luar biasa di usia yang sangat muda.
Kita tentu mengenal Usamah bin Zaid. Beliau telah menjadi
pemimpin pasukan ketika berusia 18 tahun. Lalu ada Zaid bin Tsabit yang
diusianya baru menginjak 13 tahun sudah mampu menguasai bahasa Suryani dalam
waktu 17 malam kemudian menjadi penerjemah Rasulullah.
Kemudian siapa yang tidak mengenal Muhammad Al Fatih, sang
penakluk konstantinopel. Beliau telah membuktikan bisharoh Rasullah di usia
yang sangat muda yakni 22 tahun. Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam pernah
bersabda “Sesungguhnya akan dibuka kontantinopel, sebaik-baik pemimpin adalah
yang memimpin saat itu, dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan perang saat itu.”
Mari kita bandingkan generasi terdahulu dengan generasi yang
sekarang. Anda jangan berpikir bahwa tidak adil membandingkan generasi dahulu
yang dididik langsung oleh Rasulullah. Tentu sangat adil, karena Al-Qur’an yang
dahulu masih sama dengan yang sekarang. Begitu pula dengan sunnah-sunnah Rasulullah
masih utuh hingga sekarang.
Kita lihat, ketika generasi dulu di usia yang sangat muda
sudah mencetak prestasi tetapi generasi kita di usia 18 tahun masih duduk di
bangku SMA. Atau maksimal sudah masuk universitas semester awal. Kita belum
jadi apa-apa. Bahkan memikirkan masa depan pun masih samar. Sebenarnya apa yang
salah? Kita selama ini hanya mengikuti sistem pendidikan yang entah sumbernya
dari mana, yang sudah terbukti gagalnya, tapi masih terus dipertahankan hingga
kini. Padahal sistem pendidikan yang dibawa oleh Rasulullah adalah sistem yang
simple, mudah diterapkan dan hasilnya sangat memuaskan.
Sebagai orang tua, mulai sekarang kita sudah harus
memikirkan tentang pendidikan anak-anak kita. Tentu idaman setiap orang tua
adalah menghasilkan anak-anak yang berkualitas. Karena itu kita harus kembali
kepada tuntunan Rasulullah sembari berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar
diberi kemudahan pada setiap langkah pendidikan anak-anak kita.













