Silaturahim berasal dari bahasa arab yang terdiri dari dua kata yaitu shilah dan ar rahim. Shilah memiliki makna menyambung. Sedangkan ar rahim merujuk kepada rahim seorang wanita, yakni karib kerabat. Jadi silaturahim adalah menyambung hubungan dengan karib kerabat.
Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menyambung hubungan karib kerabat misalnya dengan saling mengunjungi satu sama lain, atau dengan saling berkirim hadiah, ucapan yang baik dan semisalnya. Di zaman ini bahkan lebih mudah lagi untuk menyambung tali silaturahim, misalnya dengan saling menghubungi lewat telpon atau terkoneksi di sosial media.
Silaturahim di dalam agama islam sangat dianjurkan. Seperti firman Allah dalam surah An-Nisa ayat 1 yang artinya : Hai sekalian manusia, bertakwalah kamu kepada Tuhan yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptkan istrinya, dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.
Mengapa silaturahim sangat dianjurkan? Karena ternyata terdapat manfaat yang luar biasa bagi kehidupan kita. Ada manfaat yang langsung bisa terindra dan ada pula manfaat yang baru akan kita rasakan setelah jangka yang panjang.
Inilah rahasia luar biasa dari anjuran menyambung silaturahim.
1. Menjadi sebab rezeki dan panjang umur
Sebagaimana dalam sebuah hadist Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahim" (Muttafaqun 'alaih)
2. Mendapatkan pahala yang besar
Dalam sebuah hadist Bukhori, dari ummul mukminin maimunah bahwasanya ia berkata :" Wahai Rasulullah, tahukah engkau bahwa aku telah memerdekakan budakku?. Nabi bertanya, apakah engkau telah melaksanakannya? Ia menjawab, ya. Nabi bersabda, seandainya engkau memberikan itu pada paman-pamanmu, maka itu lebih besar pahalanya.
Dari hadist tersebut kita mengetahui bahwa menyambung silaturahim lebih besar pahalanya dibandingkan dengan membebaskan seorang budak.
3. Jalan menuju Surga
Memutus silaturahim menjadi penyebab seseorang terhalang dari surga. Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah masuk surga orang yang suka memutus (tali silaturahim)." Dengan demikian, maka menyambung silaturahim menjadi jalan untuk menuju surga.
Setelah mengetahui rahasia dari silaturahim ini maka sudah saatnya kita mulai membuat rencana untuk menyambung silaturahim dengan karib kerabat yang kita miliki. Mulailah dari kerabat yang paling dekat terlebih dahulu. Karena semakin dekat hubungan kekerabatan maka semakin besar pula pahala yang akan kita dapatkan. Manfaatkan semua fasilitas yang kita miliki termasuk kecanggihan teknologi untuk segera menyambung tali silaturahim. Semoga Allah merahmati kita semua.













